08202014Headline:
Log In | Register

Jajanan Anak di Sekolah

“Sodas, chocolate milks and pizzas children are eating for breakfast, lunch and dinner are putting them at risk of developing problems that often go hand-in-hand with a diet of poor quality food: obesity, diabetes, behavioral problems and poor school grades” -Jamie Oliver.

Prihatin dengan keluhan para orangtua akan makanan sekolah yang kurang sehat, celebrity chef ini menggagas gerakan Food Revolution yang bertujuan mengubah kebiasaan makan anak sekolah untuk hidup lebih sehat. Bagaimana dengan di Indonesia?

Di rumah, kita bisa berusaha untuk menyajikan makanan sehat yang disukai oleh anak. Namun, ketika anak berada di sekolah, pilihan makanan sehat jauh lebih terbatas.

Waktu yang anak habiskan di sekolah cukup panjang, hampir sepertiga harinya. Padatnya aktivitas membuat asupan energi dan gizi semakin penting bagi pertumbuhan anak. Sayang, tak semua camilan yang dijual di kantin termasuk dalam kriteria makanan sehat. Sebagian kantin sekolah menyediakan makanan cepat saji semacam fried chicken, pizza atau sate dan siomay.

Saat anak di sekolah, sulit untuk mengarahkannya memilih jajanan sehat. Makanan cepat saji biasanya jadi yang paling diminati. Selain rasanya enak, juga praktis karena anak tak perlu menunggu lama. Tapi yang perlu dipikirkan adalah efeknya bagi pertumbuhan dan kesehatan anak – salah satunya adalah risiko kelebihan berat badan.

Kita pun bisa mencoba melakukan Food Revolution seperti Jamie Oliver dengan cara yang lebih sederhana:

  • Bawakan bekal untuk anak, kemas dengan menarik. Tentu, usahakan agar gizinya seimbang. Selain lebih sehat, makanan rumah juga terjamin kebersihannya.
  • Melalui forum POMG / PTA, usulkan pada sekolah untuk hanya menyediakan jajanan sehat. Kumpulkan dukungan dari orangtua lain untuk menggulirkan gerakan ini.
  • Coba batasi konsumsi makanan cepat saji, baik untuk anak maupun kita. Melarang sama sekali tentu sulit. Jadi, buat kesepakatan kapan mereka boleh mengonsumsinya. Jelaskan mengenai kandungan yang terdapat dalam makanan cepat saji dan efek jangka panjangnya bagi kesehatan.
  • Untuk anak usia TK dan pra sekolah, beberapa acara di channel Disney Jr. bisa kita manfaatkan dalam mengajarkan mereka memilih camilan yang sehat. Contohnya, serial Captain Carlos.
  • Terakhir, selalu sediakan camilan sehat di rumah. Buah-buahan juga bisa jadi alternatif camilan yang ok. Kebiasaan makan buah sejak kecil, bisa terbawa hingga dewasa. Atau, yuk kembali ke tradisi membuat ‘jajan pasar’ sendiri!

Sumber: #MomTalk via @MomsGuideID dan Jamie Oliver’s Food Revolution.

Written by Alfa Kurnia. Edited by Dian Pertiwi.



Masak Bersama Si Kecil
Somethin' Real for World AIDS Day
Making Long Distance Marriage Work
Alasan Ikut Kursus